RSS

RISALAH

TAUSHIYAH untuk AKTIVIS ISLAM

Alhamdulillah,segala puji bagi Allah.Semoga sholawat dan salam terlimpah kepada Nabi Muhammad beserta ahlu bait,para shahabat,generasi tabi’in, tabi’in-tabi’in dan pengikut beliau hingga akhir zaman.

Amma ba’du,

Akhi fillah,Kita semua tahu kehidupan dakwah dan aktifis islam itu berat,sulit,penuh cobaan,tantangan dan sarat dengan “godaan-godaan” menyesatkan.Betapa tidak,kemungkaran berseliweran setiap waktu disana sini dan mengakar,sehingga tidak lagi dianggap sebagai kemungkaran. kalaupun aktivis ingin merubahnya,ia ibarat berhadapan dengan tembok kokoh yang tidak mungkin bisa dijebol.Dunia (materi) tidak ketinggalan tampil didepan aktivis, dengan dandanan amat memikat, guna menjajakan “kenikmatan” semunya. citra positif aktivis dibuat negatif, bahkan menakutkan seperti monster. dll

Walhasil,..kadang,ada aktivis yang semangat dakwahnya menurun,atau tidak tegar diatas jalan dakwah,atau nyalinya kecil,atau kurang menikmati jalan dakwah,atau kontribusinya untuk dakwah pas-pasan,atau ingin “istirahat” sejenak dari jalan dakwah,atau “meragukan” kebenaran jalan dakwahnya,atau terlalu sibuk diluar hingga tidak memperhatikan tarbiyah dzatiyahnya…….

Untuk itu diperlukan taushiyah khosh untuk para aktivis islam, sebab mereka aset berharga umat ini. Sebuah taushiyah yang mengingatkan tabiat jalan yang telah mereka pilih ini,menutup celah kosong,meluruskan pemahaman yang salah, menguatkan kebaikan yang sudah berjalan selama ini,”menghibur”, dan memperbarui semangat.semua orang perlu nasehat, apalagi aktivis islam.

Pengantar,

Abdullah bin Rawahah r.a berkata,”Kita memerangi manusia bukan dengan senjata kekuatan dan pasukan banyak. Namun dengan agama,dimana Allah memuliakan kita dengannya.”(diriwayatkan ibnu ishaq)

Kita mesti lebih prima dalam berpegang teguh dengan agama, daripada ketergantungan tentara dengan senjatanya dikancah peperangan. Apa yang terjadi jika tentara tidak peduli dengan senjatanya? tentu,harapan untuk menang yang sudah ada di genggaman tangan sirna dan harapan untuk hidup musnah…

Para pembela agama juga begitu. Jika mereka cuek dengan agama mereka,kendati dalam bobot yang tidak begitu besar,maka peluang untuk menang menipis.Sebab Allah ta’ala hanya menolong orang yang tha’at, ikhlash,berpegang teguh dengan-Nya, dan bertawakal kepada-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,”( Al-hajj/22:40)

Siapa tidak menolong Tuhannya,Dia tidak menolongnya. Dan,siapa tidak tha’at kepada-Nya,Dia membiarkannya bersama musuh-musuhnya. Umar bin Khaththab ra. berkata,”Jika kita tidak mengalahkan musuh dengan ketha’atan kita,mereka menaklukkan kita dengan kekuatan mereka.”

Umar bin Khaththab ra. tidak terlalu risau bila pasukannya diserang musuh,tetapi Beliau cemas bila pasukannya mengerjakan dosa.

Siapa berputar bersama islam dimana saja roda islam berputar,hati dan sekujur tubuhnya tha’at kepada Allah ta’ala,ia pasti diberi pertolongan. dan barangsiapa berpaling darinya maka kemenanganpun menjauh darinya.

Ketika kita sudah meng”azam”kan diri untuk berputar bersama islam,maka ketahuilah bahwa kita akan menempuh perjalanan yang panjang,rintangan dan rayuan serta kelelahan yang luar biasa. Barangsiapa yang tegar diatas perjalanan dan bersabar mengadapi cobaan dan rayuan, maka penderitaan dan kelelahan akan sirna, yang tersisa tinggal “maghfirah” dan keridhaan Allah. Bukankah orang yang berpuasa itu akan sirna rasa lapar dan dahaganya ketika saat berbuka telah tiba?. Begitu pula ketika orang yang syahid itu ditanya mengapa mereka ingin hidup kembali? karena mereka mengetahui betapa besar karunia disisi Rabb kita,hingga mereka ingin hidup kemudian syahid,hidup kemudian syahid,hidup kemudian syahid………..subhanallah….

Ketika kita menginjakkan kaki di syurga,saat itu pula segala kelelahan,duka,penderitaan yang pernah kita rasakan akan sirna. ketika ditanyakan kepada kita,”Apakah anda pernah merasakan penderitaan sebelum ini?” maka kita akan menjawab,”Demi Allah saya belum pernah merasakan penderitaan sebelum ini.”

Kelelahan dan penderitaan kita sudah tidak ada lagi,karena semuanya telah berganti dengan kesenangan,kegembiraan,keceriaan,kebahagiaan,…..Saat itu kita berharap seandainya kita mencurahkan lebih banyak tenaga dan kelelahan dijalan islam.kita berharap seandainya kita tidur sedikit untuk islam,kita berlapar-lapar untuk islam,kita berinfaq lebih banyak lagi,kita rukuk..,kita sujud….lebih banyak lagi…kuatkan kami ya..Rabi….

KIAT TEGAR MENGHADAPI COBAAN

Persoalan klasik seakan enggan menjauh dari seorang aktivis,kesibukan kerja,kekurangan maisyah,sarana prasarana yang minim,kurang suport,……….dst. Terus-tindih menindih,mungkinkah tetap tegar dalam menghadapi semuanya?

Marilah sama-sama kita tadzaburi dengan hati,tausyiyah Rasulullah saw,

wa man yatashabbir yushabbiruhullahu.” “Barangsiapa meminta keshabaran,Allah akan membuatnya shabar.” (HR.Al-Bukhari,Muslim,Abu Dawud,At-Tirmidzi,An-nasa’i,Ahmad,Malik,Ad-Darimi,Al-Baihaqi)

“wa man yataharral khaira yu’thahi,wa man yattaqisy syarra yuwqahi.” “Barangsiapa menginginkan kebaikan,ia diberi kebaikan. Dan barangsiapa menjauhi keburukan,ia dilindungi darinya.”

Siapa berusaha menyiapkan sarana-sarana kemenangan,Allah ta’ala memberinya kemenangan.amin…Barngasiapa mengerjakan sarana-sarana kehinaan,ia mendapatkan kehinaan.Allah swt berfirman,“Dan Allah tidak menganiaya mereka,tetapi mereka yang menganiaya diri mereka sendiri.” QS.An-Nahl:33

SERAHKAN BARANG KEPAD PEMILIKNYA!

Akhi,aktivis islam,kita telah menjual diri dan harta kita kepada Allah azza w jalla dan kita tidak punya pilihan selain menyerahkan barang kepada pembelinya.(Q.S.9:111). Jika pembeli telah menerima barang yang dibelinya,ia bebas menggunakan barang itu semaunya dan meletakkan ditempat yang disukainya. ia sah-sah saja meletakkan barang itu di istana atau di penjara. Atau memakaikan pakaian mewah kepadanya atau membuatnya hampir telanjang. Atau menjadikannya kaya atau miskin, atau menjadikannya berumur panjang atau pendek,atau mati di tiang gantungan,ditangkap musuh,lalu dibunuh,atau dicincang-cincang. Pantaskah orang yang menjual kambingnya itu marah kepada pembeli kambing, jika pembeli kambing menyembelih kambing yang dibelinya. Apakah hati penjual kambing akan berubah gara-gara kambing yang sudah dijualnya disembelih. Cobalah kita hadirkan kembali apa yang pernah terjadi pada singa Allah ta’ala dan singa Rasul-Nya, Hamzah bin Abdul Muththalib r.a!!! Perutnya dibelah,hatinya dikeluarkan,dan dicincang-cincang.(Hadits dari Ibnu Mas’ud r.a. Riwayat Ahmad),begitu juga yang terjadi pada diri shahabat syuhada perang uhud,orang Qurqisy menjadikan telinga dan hidung para Shahabat sebagai gelang tangan dan kaki mereka.

Akhi, aktivis islam,renungkanlah kisah para Nabi dan Rasul,yang notabene makluk pilihan,paling dimuliakan dan dicintai Allah Ta’ala! Nabi Ibrahim as. dilempar kedalam api. nabi Zakaria as digergaji,Nabi Yahya as disembelih,nabi Ayyub as didera ujian bertahun-tahun hingga kehilangan harta dan anak-anaknya,Nabi Yunus as dipenjara diperut ikan, Nabi Yusuf as dijual dengan harga murah dan di bui beberapa tahun. Dalam menghadapi itu semua, mereka ridha dengan Allah  ta’ala dan taqdir-Nya.

generasi salaf berkata,”Aku pernah mengerjakan suatu dosa,lalu aku tangisi selama tiga puluh tahun.” orang tsb rajin beribadah,lalu ditanya,”Dosa apa itu?” Orang itu berkata,”Suatu ketika,aku berkata tentang sesuatu yang telah terjadi,’Ah’ seandainya sesuatau itu tidak terjadi’.”

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: