RSS

BAGAIMANA MENJAGA BANGUNAN DA’WAH

06 Jan

Bermula dari fenomena kehancuran bangunan gerakan dan organisasi di berbagai wilayah dan negeri,maka sebuah gerakan islam harus segera mengadakan studi kritis dan mendalam dalam rangka menjaga wilayah-wilayah islam secara umum serta bangunan lembaga gerakan (tandzim) secara khusus.
Ketika kita mengangkat suara,memanggil,menyeru,mengingatkan dan menyadarkan diri kita dari kelengahan,sebenarnya bukanlah panggilan baru,karena islam telah memerintahkan kita untuk melakukannya melalui firman Allah swt,
8:45. Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), Maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya[620] agar kamu beruntung.
8:46. Dan taatlah kepada Allah dan rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
[620] maksudnya ialah: memperbanyak zikir dan doa.
Dan firmannya pula,
3:102. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
3:103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
Juga firmanNya,
3:104. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar[217]; merekalah orang-orang yang beruntung.
3:105. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
[217] Ma’ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.
Rasulullah saw. Telah mengingatkan dalam banyak pengarahannya tentang bahaya perselisihan dan pertengkaran,selain dampak negatif yang ditimbulkannya. Beliau menyeru kita untuk senantiasa berpegang teguh dengan prinsip, berkasihsayang, saling meringankan beban sesame, diatas landasan I’tisham bihablillah disamping ukhuwwah dan cinta karena Allah. Sabdanya itu antara lain,
“janganlah kalian saling membenci, janganlah saling mendengki dan janganlah saling membelakangi. Jadilah kalian hamba Allah yang saling bersaudara. Tidak halal bagi seorang muslim memutuskan hubungan saudaranya lebih dari tiga hari (Muttafaqun alaihi)
Jauhilah prsangka. Karena prasangka adalah pembicaraan yang paling dusta. Janganlah kalian saling mengintai,janganlah saling mencuri pembicaraan,janganlah saling bersaing,janganlah saling mendengki, janganlah saling membenci dan janganlah saling membelakangi. Jadilah kamu hamba-hamba Allah yang saling bersaudara.(HR.Ahmad)
Sekarang,apa sesungguhnya faktor-faktor syariat yang dibutuhkan oleh bangunan da’wah islam untuk menghadapi penyakit gerakan da’wah ini,yang hendak melumpuhkan imunitas hingga menghancurkannya sama sekali?

1.TEGAKKAN BANGUNAN DIATAS LANDASAN TAQWA KEPADA ALLAH SWT
Menegakkan bangunan atas dasar taqwa kepada Allah swt. pada seluruh elemennya adalah suatu keharusan. Taqwa harus menjadi landasan amal islami seluruhnya. Ia menjadi perlindungan keamanan baginya. Selain aktivitas tarbawy,maka aktivitas siyasiy-pun mesti dibangun dengan landasan taqwa. Sebagaimana halnya bidang iqtishadiy,ijtima’iy, maupun maliy wajib ditegakkan tanpa mengandung sedikitpun nilai subhat.
9:109. Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka jahannam. dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang- orang yang zalim.
Sebuah gerakan da’wah, manakala mampu menjaga nilai-nilai ajaran Allah dan taqwa kepada-Nya,bias mengatur langkahnya,menentukan sikapnya, dan mengambil keputusan terbaik, baik untuk target jangka pendek maupun jangka panjang,baik terhadap musuh maupun kawan, ia akan menjadi gerakan yang terhormat.
Ketika ia menjaga nilai-nilai ajaran Allah dan taqwa kepada-Nya,baik dalam kondisi perang maupun damai,kondisi sempit maupun lapang,juga saat sejahtera maupun penuh kesulitan, senantiasa mendidik dan membina para individunya dengan landasan tersebut dan konsisten dengannya,mampu mewujudkan taqwa kepadaNya, merasa diawasi olehnya,bersemangat mencari kebenaran secara terus menerus pada diri mereka dengan naungan ridha-Nya, maka ia menjadi gerakan da’wah yang mapan dan kukuh pijakannya.
Tatkala ia memiliki perhatian untuk mewujudkan cita-cita diatas hingga tidak dipalingkan oleh kesibukan apapun dan berapapun banyaknya,maka gerakan da’wah semacam ini akan senantiasa terlindungi,dengan seizing Allah, dari faktor penghancur dan terpelihara dari perangkap hawa nafsu serta bisikan syetan.
Manakala rasa diawasi Allah terasa lemah dalam jiwa,tidak menjadikannya pilar yang menguatkan fisik untuk beraktifitas,maka jadilah ia bola mainan syetan yang pola ikir,ucapan dan logika-logikanya merupakan refleksi dari pemutarbalikan iblis.
Orang yang tidak bertaqwa kepada Allah swt. ia berpotensi untuk melakukan kejahatan dan orang lain idak merasa tenteram berada disampingnya.
Orang yang tidak bertaqwa kepada Allah swt.tidak takut dirinya terperosok kedalam api fitnah dan tidak pula berhati-hati terhadap ghibah dan namimah diantara sesamanya.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. ia tidak memiliki kekuatan untuk mengendalikan mulut dari menyakiti sesame dengan ucapannya, akhirnya menimbulkan keretakan hubungan.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. kemungkinan dengan mudah akan menjual agama dan da’wahnya dengan satu atau dua keeping uang, sebanding dengan dirinya yang sangat lemah dalam menghadapi ujian dan cobaan.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. ia akan memperdagangkan dirinya dengan islam atau memperdagangkan islam dengan dirinya, ia menawarkan diri atas nama islam atau ia menawarkan islam atas nama dirinya.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
29:10. Dan di antara manusia ada orang yang berkata: “Kami beriman kepada Allah”, Maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah[1145]. dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “Sesungguhnya kami adalah besertamu”. bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?
29:11. Dan Sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman: dan Sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang munafik.
[1145] Maksudnya: orang itu takut kepada penganiayaan-penganiayaan manusia terhadapnya Karena imannya, seperti takutnya kepada azab Allah, Karena itu ditinggalkannya imannya itu.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
58:10. Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
49:12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
24:19. Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak Mengetahui.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
10:36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran[690]. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
58:9. Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan berbuat durhaka kepada rasul. dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
Barangsiapa tidak bertaqwa kepada Allah swt. itulah dia yang disinggung oleh firman-Nya,
35:10. Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, Maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik[1249] dan amal yang saleh dinaikkan-Nya[1250]. dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. dan rencana jahat mereka akan hancur.

Kesimpulannya, sesungguhnya taqwa adalah benteng pertahanan keamanan, baik bagi individu maupun jama’ah. Selain itu ia juga merupakan faktor penyebab keberhasilan sebuah aktivitas dan cahaya yang menerangi cara pandang dan pola fikir,juga sebuah kekuatan yang dengan itu seseorang mampu dengan ringan menjauhi kemaksiatan dan subhat,apalagi tindakan keji dan merusak.
Segala bentuk kesulitan dan masalah, sumbernya adalah kelemahan taqwa dan sedikitnya wara’,baik ditingkat individu kader maupun pemimpinnya. Pada yang terakhir inilah musibah sering terjadi. (bersambung)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Januari 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: