RSS

Bertaqwalah kepada Allah swt, Mohonlah sarana yang mendekatkan kepada-Nya, dan Berjihadlah di jalan-Nya

30 Jul

Seseorang pernah berkata kepada Abdullah bin Mas’ud ra,”Wahai Abdullah,beritahukanlah kepadaku tentang sesuatu.” Abdullahpun langsung menjawab,” jika kamu mendengar firman Allah yang diawali ‘ya ayyuhal ladziina aamanuu (Hai orang-orang yang beriman)’ maka siapkanlah baik-baik telingamu, karena sesungguhnya seruan itu pasti menyuruhmu kepada kebaikan, atau melarang kepadamu dari sebuah kejahatan.”
             
Al maidah:35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.
Keterangan dan penjelasan
Pada dasarnya, seruan yang baik dan diberkahi yang ditujukan kepada kaum beriman ini memuat tiga perkara yang didalamnya terdapat keberuntungan dankesuksesan, serta kebahagiaan duniawi dan ukhrawi bagi siapapun yang melaksanakan dan mempraktekkannya dengan niatan ikhlash demi Rabbnya.
Pertama; perintah untuk bertaqwa kepada Allah Azza wa Jalla,takut kepada-Nya dengan rasa takut yang mendorong pelakunya untuk mengerjakan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran.
Takwa juga menjadi sebaik-baik bekal bagi hamba ketika hendak menghadap Allah Tabaraka wa Ta’ala.
 •   •   •   
Al baqarah : 197. Berbekallah, dan Sesungguhnya Sebaik-baik bekal adalah takwa[124] dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal.

Dalam seruan ini, seakan-akan Allah Jalla wa Ala inginmemperingatkan hamba-Nya mengenai bekal abadi yang harus dicapai dan diupayakan dengan sungguh-sungguh, yaitu bekal yang dapat menolong pemiliknya ketika menghadap Allah swt, memproleh keluasan rahmat, dan limpahan ridha-Nya.
Taqwa merupakan sebaik-baik amal yang mendatangkan manfaat bagi seorang hamba untuk mencapai kedekatan kepada Allah,Rabb semesta alam, yaitu menjaga diri dari perbuatan maksiat dan terlarang, dan takut kepada Tuhan langit dan bumi.
Lihatlah wahai saudaraku se-islam, apa yang diperbuat oleh taqwa ketika ia menjaga Nabiyyullah Yusuf a.s yang telah digoda oleh istri tuannya.
Dan juga bagaimana ia menjaga Nabiyyullah Musa a.s yang menggembalakan kambingnya disuatu lembah yang dihuni oleh banyak srigala dan binatang buas lainnya.
Dan banyak lagi kisah orang yang bertaqwa yang dijaga oleh Allahswt karena ketaqwaannya.
Semua itu dikarenakan mereka bertaqwa kepada Tuhannya, takut terhadap siksa-Nya dan meninggalkan kemaksiatan kepada-Nya.
Karena keburukan meskipun hanya berjumlah satu, namun dapat mengakibatkan beberapa perangai buruk lainnya, diantaranya yaitu:
1. Dengan kemaksiatan, berarti dia telah membuat Allah swt murka
2. Dengan kemaksiatan, ia telah membahagiakan iblis yang telah dilaknat Allah.
3. Dengan kemaksiatan, berarti ia telah menjauhkan dirinya dari syurga.
4. Dengan kemaksiatan,berarti ia telah mendekatkan dirinya kepada neraka.
5. Dengan kemaksiatan, berarti ia telah menyakiti dirinya sendiri.
6. Dengan kemaksiatan, berarti ia telah meruntuhkan penjagaan dirinya.

Wallahu a’lamu….etc

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Juli 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: